Eksekusi Lahan Seluas 20.000 Meter Persegi

Teks foto: Rustam, S.H., Panitera Pengadilan Negeri Rengat membacakan berira acara eksekusi

Hari ini adalah hari yang bersejarah bagi Pengadilan Negeri Rengat karena penetapan eksekusi yang dikeluarkan tahun 2016 telah berhasil dilaksanakan. Upaya mewujudkan kepastian hukum bagi pencari keadilan telah tercapai. Diawali pukul 08.00 WIB dengan briefing oleh Ketua Pengadilan Negeri Rengat di halaman kantor, Panitera dan Tim Eksekusi mendengarkan arahan dengan seksama sebelum terjun ke objek eksekusi.

Tiba di lokasi, Tim Eksekusi telah mendapat pengamanan dari Anggota Polres dan Kodim Indragiri Hulu.

Pengadilan Negeri Rengat terus berupaya mewujudkan rasa keadilan masyarakat melalui eksekusi lahan seluas 20.000 meter persegi. Pelaksanaan eksekusi senantiasa mengupayakan pentingnya kepastian hukum bagi pihak-pihak yang menang. Eksekusi pada hari ini dilaksanakan oleh Panitera Pengadilan Negeri Rengat Kelas II bersama tim yang terdiri dari Jurusita, Panitera Pengganti dan Staf Kepaniteraan Perdata atas dasar menjalankan amanat putusan perdata Nomor 1/Pdt.G/2013/PN.Rgt juncto Nomor 159/PDT/2013/PTR juncto Nomor 2676 K/PDT/2014 juncto Nomor 178 PK/PDT/2017 antara SYAMSIR SIDIQ, diwakili oleh Pengampunya MARIANTO SYAM, S.T. (Pemohon Eksekusi) lawan BUPATI, KEPALA PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN INDRAGIRI HULU, PROVINSI RIAU (selaku Termohon Eksekusi). Objek eksekusi berada di Jalan Lintas Timur Pematang Reba - Air Molek, Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu.

Mahkamah Agung dalam amar putusan kasasinya menyatakan perbuatan Tergugat yang telah menguasai tanah perkara dan mendirikan pagar tembok di atasnya di sepanjang batas Jalan Japura-Rengat sekarang dikenal dengan Jalan Lintas Timur Pematang Reba lebih kurang 107 m (seratus tujuh meter) adalah tidak sah dan merupakan perbuatan melawan hukum (onrechmatige daad) sehingga menimbulkan kerugian pada Penggugat. Kemudian Mahkamah Agung menghukum Tergugat untuk membongkar pagar tembok di atas tanah perkara di sepanjang batas tanah Jalan Japura-Rengat sekarang dikenal dengan Jalan Lintas Timur Pematang Reba lebih kurang 107 m (seratus tujuh meter) dan menyerahkan tanah perkara kepada Penggugat dalam keadaan kosong serta bebas dari penguasaan pihak manapun.

Dalam pelaksanaan eksekusi ini, Pengadilan Negeri Rengat berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Pematang Reba, Kodim 0302 Indragiri Hulu, Polres Indragiri Hulu, dan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu.

 


Tulis Komentar