SOSIALISASI DAN SIMULASI PENANGGULANGAN KEBAKARAN

Teks foto: Petugas Damkar Kabupaten Indragiri Hulu Menyalakan Api
Api berkobar di Lapangan Tenis Pengadilan Negeri Rengat. Dinas Pemadam Kebakaran (DAMKAR) Kabupaten Indragiri Hulu berjaga-jaga memberikan instruksi. Martivianti telah berdiri memegang karung goni basah, terlihat bimbang. Petugas berteriak, "Jangan Ragu!", Martivianti dengan cepat melemparkan goni ke atas tong dan asap mengepul tebal manandakan api telah padam. Semua penonton bertepuk tangan. Apa yang dilakukan Martivianti adalah salah satu bagian dari Sosialisasi dan Simulasi Cara Menanggulangi Kebakaran yang diikuti oleh Hakim dan Aparatur Pengadilan Negeri Rengat. 
 
 
Jumat 4 Juni 2021, tepat pukul 10.00 WIB di Ruang Tunggu Sidang, acara dibuka dengan sambutan oleh Harry Kurniawan, S.Ip., selaku Sekertaris Pengadilan Negeri Rengat, kemudian penyampaian materi seputar penanggulangan kebakaran yang disampaikan oleh bapak Herman antara lain:
  1. Mengidentifikasi sumber-sumber kebakaran, tanggap darurat dan penangannya;
  2. Melaksanakan pemadaman kebakaran dengan menggunakan prinsip pemadaman api yakni segitiga api, sumber panas, bahan mudah terbakar dan oksigen (angin);
  3. Mengidentifikasi alat pemadam berdasarkan sumber kebakaran;
  4. Mampu menggunakan alat-alat pemadam kebakaran khususnya Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan beberapa macam jenis APAR;

 
Selain itu juga dijelaskan mengenai ciri kondisi APAR (Alat Pemadam Api Ringan) yang siap pakai yaitu posisi masih tersegel, ada Pen Pengaman, pada label pengecekan APAR (tanggal pemeriksaan dan kondisi APAR) masih berfungsi, jarum barometer tekanan harus berada pada area hijau (kecuali APAR dengan media Karbon Dioxide yang tidak memiliki barometer penunjuk tekanan isi APAR).  
 
Jenis-jenis media yang mudah terbakar diantaranya:
  • Kelas A: Kebakaran yang berasal dari bahan biasa padat yang mudah terbakar seperti kertas, kayu, plstik, karet, dll.
  • kelas B : Kebakaran yang berasal dari bahan cair dan gas yang mudah menyala seperti minyak tanah, bensin, solar, thinner, LNG, LPG, dll.
  • Kelas C: Kebakaran yang berasal dari peralatan listrik (hubungan arus pendek) seperti generator listrik, setrika listrik, dll. 
 
Cara penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) yang tepat dan benar dengan langkah:  
  1. Buka segel dengan cara memutar pinnya;
  2. Tarik pin APAR;
  3. Ambil posisi tidak melawan arah angin. Cara mengetahui arah angin, perhatikan asapnya, jangan berdiri dengan posisi menantang asap. Posisi berdiri sekitar 4-5 meter dari api;
  4. Angkat APAR, arahkan moncong selang ke arah api;
  5. Semprot api dengan cara menekan tuas pada alat pemadam dan dengan gerakan menyapu;
  6. Mundur perlahan (jangan berbalik arah) dan pastikan api sudah padam; 
 
Seluruh peserta sosialisasi dan simulasi sangat antusias mencoba dan mempraktekkan materi yang telah diterima, penilaian dari petugas dinas kebakaran bahwa anggota tim penanggulangan kebakaran di Pengadilan Negeri Rengat sudah sigap dan siap memadamkan api ringan apabila terjadi kebakaran.
 
 

Tulis Komentar